Deklarasi STBM Tingkat Kecamtan Pertama di DIY

Puskesmas Depok III

Depok (18/12/18) kecamatan Depok melalui Puskesmas Depok raya (Puskesmas Depok 1,2, dan 3) mengadakan deklarasi STBM tingkat kecamatan di Taman Kuliner Condong Catur. Hadir pada kegiatan ini adalah kasie kesehatan lingkungan dinas kesehatan propinsi DIY, kabid yanmas dinas kesehatan kabupaten Sleman, camat Depok, kepala desa se kecamatan Depok, jajaran keolisian, koramil, Kepala Puskesmas Depok 1, 2, dan 3, lintas sektoral se kecamatan Depok, dan kader kesehatan se kecamatan Depok.

drg. Ning Khoirum dalam sambutannya, melaporkan pelaksanaan STBM di kecamatan Depok yang terdiri dari advokasi tingkat kecamatan dan tingkat desa, pembentukan fasilitator, pembentukan natural leader,  pelatihan fasilitator STBM, pemicuan STBM, verifikasi tingkat kecamatan, verifikasi tingkat desa, verifikasi  tingkat kabupaten dan deklarasi STBM. Camat Depok Abu Bakar dalam sambutannya mengatakan, masyarakat di kecamatan Depok sudah tidak ada yang melalukan BAB sembarangan. Camat Depok menambahkan tujuan deklarasi ini adalah sebagai motivasi untuk mendorong pemahaman masyarakat tentang hidup bersih, perilaku higienis dan sanitasi yang sehat terkait dengan lima pilar STBM.

Gamal kasie kesehatan lingkungan dinas kesehatan propinsi DIY mengatakan, deklarasi STBM di kecamatan Depok ini merupakan deklarasi tingkat kecamatan yang pertama di DIY. Dalam paparannya, Gamal mengatakan deklarasi ini tidak hanya sebatas omongan dan tandatangan tetapi masyarakat harus bisa menerapkan 5 pilar STBM yaitu tidak buang air besar sembarangan, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga dan pengamanan limba cair rumah tangga . Gamal juga memberikan apresiasi kepada pemerintah kecamtan Depok atas mendeklarasikan STBM tingkat kecamatan dan mendukung adanya program STBM. Sejalan dengan dr. Wisnu Murtiyani, M.Sc kabid Yanmas dinas kesehatan kabupaten Sleman mengatakan deklarasi ini merupakan deklarasi STBM tingkat kecamatan satu-satunya di DIY. Lanjut  dr. Wisnu, masyarakat di kecamatan Depok sesuai dengan laporan sudah tidak ada masyarakat yang memiliki kebiasaan BAB sembarangan maupun BAB sharing (BAB numpang).

Dalam kegiatan ini pula, camat Depok memimpin membacakan naskah deklarasi STBM yang diikuti oleh semua tamu undangan yang hadir. Setelah selesai pembacaan naskah deklarasi, camat Depok memberikan sertifikat verifikasi STBM oleh kepala desa Maguwoharjo, kepala desa Condong Catur dan kepala desa Caturtunggal. Kegiatan deklarasi STBM di tutup dengan penandatanganan komitmen yang di ikuti oleh seluruh tamu undangan dan di lanjutkan cap 5 jari yang artinya mau merubah perilaku sesuai dengan 5 pilar STBM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *