Puskesmas Depok 3 dan Dinkes kabupaten Sleman Mengadakan Sosialisasi Penyakit TBC di Fakultas Ekonomi UNY

Depok (01/07/2019) bertempat di ruang auditorium fakultas ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Puskesmas Depok 3 dan dinas kesehatan Kabupaten Sleman mengadakan sosialisasi penyakit TBC. Hadir pada pelaksanaan kegiatan tersebut adalah dekan, wakil dekan, staf, dosen FE UNY, dinas kesehatan kabupaten Sleman dan Puskesmas Depok 3.

Semakin maraknya penderita TBC di masyarakat, saat ini sudah merembak ke kampus-kampus. Dr. Sugiyarsono, M.Si dekan FE UNY dalam sambutannya, adanya kekhawatiran terkait penyakit TBC  sehingga menimbulkan keresahan para pegawai. Sesuai informasi yang di dapatkan dari dinkes kabupaten Sleman, tahun 2030 merupakan tahun eliminasi TB sehingga UNY siap untuk mensukseskan hal tersebut.

Dzulzaini kasi P2M dinkes Sleman dalam sambutannya, TBC merupakan program prioritas nasional. Saat ini ada 5 program prioritas program nasional yang harus di tuntaskan yaitu stunting, penyakit tidak menular (PTM), angka kematian ibu, meningkatnya kasus TBC, dan cakupan imunisasi dasar lengkap. Tahun 2030 merupakan tahun eliminasi TB untuk Indonesia sehingga harapannya suah tidak ada lagi kasus TBC di Indonesia. Saat ini kasus TBC di Indonesia menduduki peringkat ke 3 se dunia setelah India dan Cina.

Lanjut Dzulzaini di penyuluhannya, penyakit TBC merupakan penyakit yang terinfeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang dan merusak jaringan tubuh manusia. Bakteri tersebut dapat ditularkan melalui saluran udara. TBC biasanya menyerang paru-paru, namun bisa juga menyebar ke tulang, kelenjar getah bening, sistem saraf pusat, jantung, dan organ lainnya. Lanjut Dzulzaini, beliau menjelaskan tentang gejala, ciri-ciri, bentuk bakteri dan cara pengobatan TBC.

Penderita TBC di wajibkan menggunakan masker dan mengkonsumsi obat anti tuberkulosis selama 6-8 bulan atau sampai di nyatakan sembuh dari penyakit TBC, imbuhnya. Penyakit TBC dapat di cegah dengan cara memperbaiki lingkungan rumah sekitar atau dengan menerapkan PHBS yang baik yaitu membuka jendela pada pagi hari, memberishkan rumah setiap hari, menjemur kasur, menerapkan etika batuk dalam keseharian dan mencuci tangan setelah bersing atau batuk. Dalam closingnya, Dzulzaini mengajak semua audience serentak mengatakan TOSS TB yaitu Temukan Obati Sampai Sembuh penyakit TB.

Mari budayakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari agar terhindar dari penyakit TBC. Ingat TB ingat juga TOSS TB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *