Rabu (10/5) Puskesmas Depok III mencanangkan program unggulan TOP BINGITZ yang berarti Temukan, Obati, Peduli dan Bina Orang Dengan HIV AIDS dan Pengguna NAPZA program ini merupakan wujud kepedulian Puskesmas terhadap para penderita HIV dan AIDS serta dan korban penyalahgunaan napza. Setelah di telusur pencetus TOP BINGITZ adalah Jatu Anggraeni. Jatu sapaan tiap harinya adalah beliau berprofesi sebagai seorang psikologi. Selain sebagai seorang psikolog beliau adalah salah satu pemegang program HIV dan AIDS.
Berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan program unggulan telah dilakukan oleh tim hebat Puskesmas Depok III. Tim hebat ini terdiri dari dokter, psikolog, bidan, analis dan promkes. Kegiatan yang mendukung program unggulan TOP BINGITZ meliputi VCT mobile serta beragai kegiatan pendampingan dan penyuluhan. Kegiatan VCT mobile ini dilakukan di dalam gedung maupun di luar gedung. Kegiatan di dalam gedung dilakukan di Puskesmas Depok III. Sedangkan kegiatan di luar gedung telah dilakukan di beberapa lokasi di antaranya adalah Terace Café, Liquid Bar and Khitcen, Gondrong Café. Selain dilakukan di café, VCT mobile juga di lakukan di Padukuhan Gowok yang sudah dilakukan pada tanggal 23 April 2017. Kegiatan VCT mobile merupakan metode yang efektif untuk deteksi dan pencegahan HIV dan AIDS secara sukarelawan tanpa paksaan melalui konseling.
VCT terdiri dari konseling, pengambilan darah dan pengambilan hasil tes melalui konselor. VCT yang dilakukan oleh Puskesmas Depok III dilakukan secara mobile agar bisa menjangkau. Sasaran jangkauan VCT mobile ini adalah LSL, WPS, waria dan Penasun. Seperti yang sudah dilakukan 12 April 2017 di Gondrong Café, tim VCT Puskesmas Depok III melakukan VCT mobile dengan penjangkau penasun. Sebelum dilakukan VCT terlebih dahulu diisi penyuluhan oleh dr. Dadang. Beliau menyampaikan untuk para pengguna narkoba suntik untuk tidak menggunakan alat suntik secara bersama-sama karena apabila di gunakan secara bersama-sama akan menimbulkan berbagai penyakit diantaranya adalah HIV dan AIDS dan sipilis. AS
